Baca Tulisan Ahok Orang Gila, Reaksi Netizen: Makin Cinta Sama Pak Ahok

Pagenews.co - Edward Suhadi, pemeran 'Aming' di film'Cek Toko Sebelah' ini membuat heboh dunia maya dengan tulisan berjudul 'Berjabat Tangan di Persimpangan'. Ia memutuskan untuk 'berpisah dengan Anies Baswedan' dan menjatuhkan dukungan untuk Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Edward muncul lagi dengan tulisan yang bikin 'ngeri' yang diberi judul 'Ahok Orang Gila'.

Dalam tulisannya kali ini, Edward secara gamblang menjelaskan penilaiannya terhadap sosok 'Ahok' yang sempat menggemparkan publik dengan berbagai sepak terjangnya. Terus, kenapa Ahok disebut Gila? Simak dalam tulisannya berikut ini :

Ahok Orang Gila

#7HariTulisanBuatYangGaSukaAhok

Saya ingat betul kok pertama kali 'heran' dengan nama "Ahok". Tulisan ini adalah tulisan kedua dari seri #7HariTulisanBuatYangGaSukaAhok sedikit sumbangsih saya untuk berpartisipasi dalam pesta demokrasi Jakarta. Saya percaya semua orang, apalagi anak muda, harus peduli politik. Karena konsekuensinya tidak terelakkan akan dirasakan oleh semua orang. Saya bukan orang dalam, saya tidak dibayar, hanya orang biasa yang menyuarakan pendapat saya.

Jikalau kamu masih bingung memilih siapa di Pilkada Jakarta 2017 dan mau membaca tulisan lain di seri ini, klik di sini.

Dari sebuah tautan, saya membaca berita tentang seorang anggota DPR yang memposting semua jadwal dan laporan pengeluaran dia di internet. 'http://ahok.org' alamat websitenya.

Ingat ini 2009. SBY baru dilantik kedua kalinya. 'Poker Face'nya Lady Gaga lagi jadi hits.

Belum era perubahan, era partisipasi, era transparansi, belum ada yg dengar nama Jokowi, semua masih adem ayem, business as usual.

"Ini orang gila," gumam saya sambil scroll website sederhana itu, melihat jadwal kegiatan dan angka-angka penginapan biaya makan minum dia. Selalu diupdate, bukan hanya website abal-abal situs pemerintahan zaman itu yang cuma kedip-kedip dengan warna-warna yang bikin sakit mata.

"Si geblek cina lagi." Geleng-geleng saya. "Cari perkara ni si Ahok. Mungkin memang dia orang gila."

8 tahun lalu, di jaman kata-kata 'wakil rakyat' dan 'DPR' dan 'orang pemerintahan' itu masih identik dengan orang-orang yang melakukan korupsi berjemaah, orang-orang yang tidak hadir entah kemana waktu rapat paripurna, dan orang-orang yang kaga mau ngantri kalau check-in pesawat, membaca ahok.org bener-bener seperti membaca website orang gila. Saya ingat betul, di dalamnya tercatat jelas ke mana dia pergi, berapa lama, bayar hotelnya berapa, bayar makannya berapa.

Agenda-agenda pekerjaan atau kunjungan dia juga jelas tercatat, dan artikel-artikel bahasan tentang pemerintahan dan kebijakan publik juga ditulis dengan bahasa sehari-hari yang lugas, yang jelas ditulis dengan niat untuk dimengerti oleh orang awam.

Saya juga ingat bahwa saya bergumam di dalam hati, "Ini baru namanya pejabat publik."

Dibayar oleh publik, dan melaporkan pekerjaannya ke publik. Kepinginnya sih semua pejabat yang makan minum dari uang pajak yang saya peroleh dengan kerja keras juga melakukan hal yang sama. Kalau dipikir nalar, memang cuma (lagi-lagi) pejabat gila yang pasang kamera di setiap rapat-rapat kerjanya.


Ingatkah kita bahwa dulu kita terheran-heran ketika ada video-video rapat yang terus-menerus diupload di YouTube dengan logo pemerintah daerah DKI?

"Hanya pejabat yang tidak punya agenda tersembunyi yang mau setiap rapatnya bisa ditonton oleh publik," pikir saya. It's the only thing that makes sense.

Memang dengan semua video itu, kelemahan dan kekurangan dia diperlihatkan ke seluruh dunia. Ketika menulis ini saya juga baru sadar: Semua cuplikan video-video yang saat ini dipakai oleh lawannya untuk menjatuhkan dia, dibuat ada oleh dia sendiri. (Lagi-lagi) orang gila.

Tapi melihat gelombang perubahan yang terjadi sekarang dan betapa perbaikan-perbaikan yang kita kira mustahil sedang terjadi di Jakarta, ternyata saya harus meralat kata-kata saya. Dia bukan orang gila.

Ternyata dia hanya seseorang yang percaya, bahwa untuk memimpin sekelompok orang menjadi jujur, seorang pemimpin harus memberikan teladan yang gamblang.

"Jika kepalanya lurus, ke bawah tidak akan berani bengkok," sering dia utarakan.

Ternyata dia hanya percaya, bahwa untuk mengubah orang-orang kotor yang berkuasa, dia harus jadi orang bersih yang lebih berkuasa di atas mereka.

"Gua mah enak jadi pengusaha, ongkang-ongkang kaki. Tapi tau ga kenapa gua mau maju jadi pejabat? Karena ketika gua jadi pengusaha, gua eneg dikadalin dan diperes terus sama pejabat-pejabat brengsek," dia sering bilang juga.

Ternyata dia hanya percaya, bahwa dengan menjadi pejabat, dia bisa membuat peraturan yang bisa bermanfaat bagi orang banyak.

"Sekaya-kayanya gua, kalau nyumbang orang pake duit gua sendiri, gua kuat berapa sih? Tapi kalau jadi pejabat, duitnya banyak tidak terbatas. Yang ditolong bisa jauh lebih banyak," itu juga sering dia utarakan.

Dan ternyata dia hanya percaya, walaupun ada pilihan untuk menghindar, tapi untuk bisa benar-benar memperlihatkan yang baik, yang buruk juga harus kena sorotan kamera. Kalau dipikir-pikir lagi, kayaknya bener deh dia orang gila. Paling tidak 'gila' menurut kutipan yang saya sangat suka dari George Bernard Shaw (seorang penulis):

"The reasonable man adapts himself to the world: the unreasonable one persists in trying to adapt the world to himself. Therefore all progress depends on the unreasonable man."

yang artinya:

"Seseorang yang masuk akal akan merubah dirinya untuk jadi sama dengan dunia: sedangkan seseorang yang tidak masuk akal akan dengan keras kepala merubah dunia untuk jadi sama dengan dirinya. Oleh karena itu, semua kemajuan dunia bergantung pada orang-orang yang tidak masuk akal."
Kayak gue dah bilang dari tadi:

Gila lu, Hok.

*PENTING: Sertakan hashtag > #7HariTulisanBuatYangGaSukaAhok < jika kalian share this post, baik di FB maupun di Twitter supaya mereka yang mau membaca tuntas bisa mengikuti post-post lain.

Tulisan ini pun langsung menuai reaksi netizen. Berikut beberapa komentarnya :

WellPlayed! : Gila lu, Dward.Keren Keren

Adhi Adhar : saya sangat setuju, terima kasih atas artikelnya

anita : tulisan koko tiap hari saya tunggu2 banget!!!! seru dan KENA!!!

Melody Jean Hal : kek ginilah yang bikin gua jatuh cinta sama orang macem Jokowi dan Ahok: mereka emang konsisten. Mulai dari ketika mereka masih di daerah, sampe jadi bahan sorotan tetep konsisten sama prinsipnya.

ciedie : makin cinta sama pak Ahok. Semoga Tuhan selalu memberkati dan melindungnya.

junawi : good writing, jelas, tepat & to the point . (Cerianews)



Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)
loading...

Populer