Fadli Zon Desak Mendagri Segera Non Aktifkan Ahok, Begini Sanggahan Telak Dari Djarot

Pagenews.co - Wakil Gubernur DKI Jakarta nonaktif Djarot Saiful Hidayat angkat bicara soal pernyataan Politikus Gerindra Fadli Zon yang meminta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo segera memberhentikan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok .

Djarot mengatakan, pemberhentian Ahok harus mengacu pada dakwaan majelis hakim yakni hukuman penjara di atas 5 tahun atau tidak.

"Itu kan ada aturannya ya, dibaca aturannya, undang undangnya, memang ada undang undang mengatakan bahwa kalau ada dakwaan itu 5 tahun maka itu akan dinonaktifkan. Nah dakwaannya tuh harus tunggu dari pengadilan atau kejaksaan," kata Djarot di sela blusukan di Mampang, Jakarta, Kamis 9 Februari 2017.

Atas dasar itu, dia meminta semua pihak agar sabar menunggu keputusan dari pengadilan.

"Jadi ikuti aja prosedurnya seperti apa, kan masih belum ya, 4 tahun atau 5 tahun, kita belum tahu, belum ada itu. Jadi kalau menurut saya kembalikan aja kepada aturannya," katanya.

Sebelumnya Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Fadli Zon menilai Gubernur DKI Jakarta Ahok seharusnya bisa segera dinonaktifkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo.

Hal itu menurut Fadli merujuk pada Undang Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan juga Undang Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

"Seorang pejabat dari pemerintah daerah yang berstatus terdakwa, dia harusnya dinonaktifkan, begitu perintah UU. Begitu saya kira," kata Fadli di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Saat ini Ahok berstatus sebagai terdakwa dalam perkara dugaan penodaan agama.

Pernyataannya terkait Surat Al-Maidah Ayat 51 membawanya ke meja hijau. Jaksa Penuntut Umum (JPU) mendakwa Ahok dengan Pasal 156 a KUHP tentang penodaan agama dengan ancaman penjara paling lama 5 tahun. (Beraninews)



Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)
loading...

Populer