Mahasiswa Siram Foto Jokowi dengan Darah

Pagenews.co - Foto Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) disiram darah saat mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara beberapa waktu lalu.

Dalam aksi itu, mahasiswa memotong ayam, lalu darahnya disiramkan ke foto Jokowi dan JK. Video dan foto aksi mahasiswa tersebut diunggah di Instagram Doni Herdaru Tona, Rabu malam (15/2).

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Penjaga moral bangsa. Dan ini jelas bukan sikap yg kita harapkan muncul dari Mahasiswa,” tulis Doni di keterangan video.

Doni melanjutkan, tujuan mereka sesungguhnya, sungguh tidak elok karena melibatkan satwa dan mempertontonkan penyiksaan.

“Tidak punya empati adalah gejala sakit jiwa. Gimana mau punya generasi penerus bangsa jika mereka tidak bisa berempati dan memandang rendah hewan?,” imbuhnya.

Mahasiswa siram darah foto Jokowi dan JK
Foto Jokowi dan JK disiram darah. (Instagram/doniherdaru)
Doni meminta kepada netizen untuk menginformasikan identitas para mahasiswa tersebut kepadanya. Dia berjanji akan melaporkan ke pihak berwajib.

“Yg tau/kenal pelaku yg di video, dan kronologis lengkap, dimohon infonya. Kita akan teruskan ke pihak berwajib. Semoga bs ditindak tegas,” tandas Doni.

Informasi yang dihimpun pojoksatu.id, mahasiswa yang melakukan aksi tersebut yakni BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Demo ini dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2016 di depan Istana Negara.
Foto Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) disiram darah saat mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara beberapa waktu lalu.

Dalam aksi itu, mahasiswa memotong ayam, lalu darahnya disiramkan ke foto Jokowi dan JK. Video dan foto aksi mahasiswa tersebut diunggah di Instagram Doni Herdaru Tona, Rabu malam (15/2).

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Penjaga moral bangsa. Dan ini jelas bukan sikap yg kita harapkan muncul dari Mahasiswa,” tulis Doni di keterangan video.


Doni melanjutkan, tujuan mereka sesungguhnya, sungguh tidak elok karena melibatkan satwa dan mempertontonkan penyiksaan.

“Tidak punya empati adalah gejala sakit jiwa. Gimana mau punya generasi penerus bangsa jika mereka tidak bisa berempati dan memandang rendah hewan?,” imbuhnya.

Mahasiswa siram darah foto Jokowi dan JK
Foto Jokowi dan JK disiram darah. (Instagram/doniherdaru)
Doni meminta kepada netizen untuk menginformasikan identitas para mahasiswa tersebut kepadanya. Dia berjanji akan melaporkan ke pihak berwajib.

“Yg tau/kenal pelaku yg di video, dan kronologis lengkap, dimohon infonya. Kita akan teruskan ke pihak berwajib. Semoga bs ditindak tegas,” tandas Doni.

Informasi yang dihimpun pojoksatu.id, mahasiswa yang melakukan aksi tersebut yakni BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Demo ini dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2016 di depan Istana Negara.

Foto Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla (JK) disiram darah saat mahasiswa melakukan aksi demonstrasi di depan Istana Negara beberapa waktu lalu.

Dalam aksi itu, mahasiswa memotong ayam, lalu darahnya disiramkan ke foto Jokowi dan JK. Video dan foto aksi mahasiswa tersebut diunggah di Instagram Doni Herdaru Tona, Rabu malam (15/2).

“Mahasiswa adalah agen perubahan. Penjaga moral bangsa. Dan ini jelas bukan sikap yg kita harapkan muncul dari Mahasiswa,” tulis Doni di keterangan video.


Doni melanjutkan, tujuan mereka sesungguhnya, sungguh tidak elok karena melibatkan satwa dan mempertontonkan penyiksaan.

“Tidak punya empati adalah gejala sakit jiwa. Gimana mau punya generasi penerus bangsa jika mereka tidak bisa berempati dan memandang rendah hewan?,” imbuhnya.

Mahasiswa siram darah foto Jokowi dan JK
Foto Jokowi dan JK disiram darah. (Instagram/doniherdaru)
Doni meminta kepada netizen untuk menginformasikan identitas para mahasiswa tersebut kepadanya. Dia berjanji akan melaporkan ke pihak berwajib.

“Yg tau/kenal pelaku yg di video, dan kronologis lengkap, dimohon infonya. Kita akan teruskan ke pihak berwajib. Semoga bs ditindak tegas,” tandas Doni.

Informasi yang dihimpun pojoksatu.id, mahasiswa yang melakukan aksi tersebut yakni BEM Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Demo ini dilakukan pada tanggal 20 Oktober 2016 di depan Istana Negara.





Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)
loading...

Populer