Salah Satu Hakim Kasus Ahok Tutup Usia

Pagenews.co - Salah satu pencetus pindahnya Pengadilan Negeri Jakarta Utara (PN Jakut) adalah Josep V Rahantoknam

Pasalnya, hakim sekaligus juru bicara PN Jakut itu merasa prihatin dengan kondisi gedung pengadilan tempat dirinya mengabdi sejak awal tahun 2015 lalu itu.

Area parkir yang tidak representatif, menyebabkan sejumlah kendaraan memadati jalan di depan Kantor PN Jakut. Bahkan, dari dua lajur yang tersedia, hanya satu lajur yang bisa dilintasi, baik dari arah Sunter menuju Jalan RE Martadinata maupun sebaliknya.

Selain sarana parkir yang terbatas di Kantor PN Jakut juga terlihat pemandangan miris lainnya. Antara lain, minimnya fasilitas ruang tunggu, fasilitas MCK tamu, dan keterbatasan ruang sidang yang ada.

Bahkan ruang sidang anak yang dikhususkan untuk persidangan anak, kerap digunakan sebagai ruang sidang orang dewasa.

Belakangan, ruang sidang utama yang ada di PN Jakut yang terbilang sempit, sehingga tidak mampu menampung tamu yang turut menyaksikan sidang.

"Kami (PN Jakut) sadar akan hal itu. Bahwa, saat ini memang bangunan yang ada kurang representatif. Mengingat padatnya agenda sidang setiap harinya," kata mantan Kepala Humas PN Kota Bandung tersebut saat itu.

Hingga akhirnya, rencana renovasi tersebut terealisasi, pertengahan tahun 2016. Setelah pihak PN Jakut beberapa kali menyodorkan usulan renovasi bangunan PN Jakut kepada instansi terkait.

Selama gedung PN Jakut direnovasi, aktifitas kantor dan persidangan dipindahkan ke bekas kantor PN Jakarta Pusat di Jalan Gajah Mada.

Saat berkantor di sana, Joseph sempat ditunjuk sebagai salah satu dari lima majelis hakim di persidangan perkara penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Joseph sempat hadir di persidangan perdana Ahok. Namun, pada sidang berikutnya, Joseph digantikan hakim Didi Uliyadi karena sakit dan harus diopname di rumah sakit.

"Sudah dua kali persidangan Ahok, tidak hadir digantikan oleh hakim Didi Uliyadi. Dalam sidang perdana, almarhum masih hadir," kata kepala humas PN Jakut, Hasoloan Sianturi di Jakarta, Rabu (15/2) malam.

Namun, sakit yang dideritanya tak kunjung membaik. Hingga Tuhan berkehendak lain. Joseph menghembuskan napas terakhirnya di RSCM, Rabu (15/2) malam.

"Benar. Bapak Josep V Rahantoknam meninggal dunia pada Rabu (15/2) pukul 19.30 WIB di RSCM. Almarhum adalah salah satu anggota majelis terdakwa Basuki Tjahaja Purnama," ungkap Hasoloan.

Meski demikian, Hasoloan mengaku belum mengetahui penyakit misterius yang diderita Joseph. Selain itu, Hasoloan juga belum tahu almarhum Joseph akan dimakamkan dimana. (Infomenia)



Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)
loading...

Populer