Sby Kembali Serang Ahok Di Acara Dies Natalis Ke-15 Partai Demokrat Ngomong Begini

Pagenews.co - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan di penghujung tahun 2016 bangsa Indonesia diuji akibat dipicu ucapan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Perkataan Ahok dinilai melakukan penistaan agama.

Padahal, kata SBY, ucapan Ahok merupakan isu sederhana. Namun akibat pengelolaan awal tidak tepat, sehingga menjadi isu rumit dan sensitif.

"Saya berpendapat kasus hukum tersebut bukan isu kebinekaan, bukan isu SARA, bukan isu NKRI. Namun dalam perkembangan ada politisasi dan penggeseran dari isu aslinya, jadi bikin tegang," kata Presiden keenam itu saat acara Dies Natalies ke-15 Partai Demokrat di JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (7/2/17).

Akibatnya, lanjut SBY, masyarakat menjadi curiga ada pihak yang ingin membenturkan satu identitas dengan identitas lainnya.

"Saya berpendapatan ketegangan harus diakhiri jangan dipelihara apalagi dibesar-besarkan. Maka kita ambil pelajaran dari peristiwa itu," ucapnya.

SBY pun mengimbau masyarakat menjaga toleransi dan melangkah ke depan lantaran masih banyak pekerjaan di masa depan.

"Kita hormati penegakan hukum saudara Basuki, kasih ruang penegak hukum. Putusan apapun kita hormati bebaskan intervensi," imbuhnya.

Selain itu, pengerahan kekuatan massa juga lebih baik diakhiri. Menurut SBY, massa berhadapan bisa menyebabkan terjadinya bentukan fisik.

"Jangan dibiarkan benturan horisontal terjadi," kata dia (Cerianews)



Warning!!!situs ini hanya bertujuan untuk menyampaikan berita dari situs-situs berita yang ada di indonesia. Situs ini tidak membuat berita sendiri, situs ini hanya mempermudah para perselancar internet untuk mendapatkan berita-berita terbaru yang ada di indonesia. Di akhir artikel berita, Kami menanamkan "Link Sumber" untuk mengetahui sumber tersebut berasal. Terimakasih ;)
loading...

Populer